Kabar Riau - PT. Agung Automall Pangkalan Kerinci, Serobot Lahan Sarana Umum, Pemkab Minta Pagar Ini Dibongkar

PT. Agung Automall Pangkalan Kerinci, Serobot Lahan Sarana Umum, Pemkab Minta Pagar Ini Dibongkar

redaksi
Share:
pt-agung-automall-pangkalan-kerinci-serobot-lahan-sarana-umum-pemkab-minta-pagar-ini-dibongkar


Kantor pemasaran sekaligus bengkel Pt. Agung Automall Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, tidak mengindahkan himbauan Pemerintah terhadap pelanggaran perda tentang, Izin Mendirikan Bangunan, (IMB), yang menyebabkan ketertiban umum terganggu, oleh bangunan pagar yang memakan derah Jalan, padahal sebelum dibangun sudah ada warga yang memperingatkan akan hal ini.

"Sebelum PT. Agung membangun pagar yang memakan Derah Milik Jalan, saya udah memberitahukan kalau Agung sudah mengambil hak umum," Ujar Atan, Rabu (24/7/13).

Warga ini menyayangkan sebuah perusahaan yang banyak bergaul dengan masyarakat, harus membangun kantor dengan tidak mengindahkan aturan yang dibuat oleh Pemerintah Derah, dimisalkan Atan 'Dimana Bumi Dipijak disana Langit Dijunjung' tidak terpakaikan oleh PT. Agung dan karyawannya.

Sementara itu Kabid Hukum dan Perundang - Undangan, Satpol PP Pelalawan, Taswir, mengatakan pihak penegank perda sudah memanggil petinggi PT. Agung, belaiu telah menyarankan milik sarana umum yang diambil untuk kepentingan pribadi untuk segera dikembalikan ke asalnya, namun sampai saat ini pihak Agung belum memberikan jawaban.

Sementar itu Pihak KPT Pelalawan mengatakan tidak pernah keluarkan izin, Agung yang memakai sarana umum, juga mereka telah menyurati perusahaan penjual mobil ini namun masih membandel.

Rencana pihak Pemerintah Kabupaten Pelalawan, akan mengambil langkah penertiban paksa yang akan dilaksanakan Satpol PPselaku Penegak Perda, namun tentu sudah dipanggil pihak Agung, namun kalau langkah peringatan tidak diindahkan maka pagar Pt. Agung Automall akan dibongkar paksa.

Sementara itu ketika dihubungi salah satu petinggi Pt. Agung Automall, Pekan Baru, Nikson, beliau mengatakan pembangunan IMB tidak melanggar perda. Beliau mengatakan bangunan kantor Pangkalan Kerinci sudah mendapat izin bangunan dari Pemerintah setempat."Perda mana yang kami langgar, kantor kmi sudah memiliki izin bangunan kok," Jelasnya, beberapa waktu lalu.(Aj) .      


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :

Kabar Pilihan