Jumat, 25 Juli 2014
25 Juli 2012

Kabid Sarana dan Prasarana Dispora Riau Zulkifli Rahman yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang suap PON Riau dengan terdakwa Eka Putra terlihat gugup sehingga kadang terlihat wajahnya lucu akibat ketakutan. Demikian juga sebelumnya Kabiro Hukum, Kasiarudin SH juga terlihat takut dalam menjawab pertanyaan hakim Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (25/7/12) siang.

Bahkan, Zulkifli yang bersaksi dipersidangan kasus suap PON Riau dengan terdakwa Eka Darma Putra, Kasi Sarana dan Prasarana Dispora Riau itu, langsung berkucuran keringat serta membuat para pengunjung sidang tertawa. Karena, Zulkifli ngelantur menjawab pertanyaan hakim.

Sidang yang dipimpin Krosbin L Gaol SH beserta dua hakim anggotanya itu, juga tak bisa menahan tawa. Ketika saksi tak tahu apa kepanjangan dari PPTK. Sebab, sebelumnya hakim bertanya, terdakwa Eka sebagai apa di proyek PON ini.

Saksi menjawab sebagai PPTKM namun ketika ditanya apa kepanjangan PPTK. Saksi langsung terdiam, bibirnya terlihat bergetar. Tak lama kemudian saksi menjawab, saya tidak tahu kepanjangan PPTK pak hakim, yang saya tahu huruf akhir K saja pak hakim, yaitu Kegiatan," ujar saksi.

Saksipun makin berkeringat, ditanya hakim, masak seorang Kabid tidak tahu. Apalagi proyek tersebut dibawah naungan saudara selaku Kabidnya.
Semakin banyak pertanyaan hakim serta semakin banyak yang tertawa. Terlihat jelas wajah saksi dilumuri keringat.

Bahkan yang lebih spontan lagi terdengar keras suara tertawa pengunjung. Dimana saksi yang tidak tahu kepanjangan PPTK itu, akhirnya dibantu hakim dengan menjelaskannya dengan menyebutkan Panitia Pelaksanan Teknis Kegiatan. " Ya itu pak hakim kepanjangannya," ucap saksi memotong perkataan hakim.

Tak hanya majelis hakim saja yang geli melihat saksi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Risma Ansari SH, Asrul
Alimin SH dan Nurul Widiasih SH pun tak bisa menahan tawannya. Sehingga saksi menunduk karena malu. Karena saksi masih grogi, akhirnya majelis hakim menunda (skor) lagi persidangan, mengingat waktu ashar masuk.**hr

Zulkifli Rahman PON Hakim Tipikor Korupsi PON pekanbaru

Hotel Mewah, Murah di Pekanbaru (0761) 851177

Ingin info hotel mewah termurah di pekanbaru hubungi no telpon (0761) 851177

comments powered by Disqus
Sedikitnya 78 Rumah Warga Inhil, Riau di Hamtam Puting Beliung

Sedikitnya 78 Rumah Warga Inhil, Riau di Hamtam Puting Beliung

17 Juni 2014 Indragiri Hilir

Sedikitnya 78 rumah di Desa Bekawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Sabtu (14/6). dihantam Puting

Anggota TNI Rokan Hliir Gagalkan Aksi Penjambet Emas

Anggota TNI Rokan Hliir Gagalkan Aksi Penjambet Emas

12 Juli 2014 Rokan HILIR

Dua anggota Koramil 04/ Limapuluh, Peltu Hata Joko dan Serma Jaswadi Jumat (11/7) siang di Jalan Rokan II. Sempat terjadi aksi