Kabar Riau - Dua Pria Bunuh Wanita dengan Sadis

Dua Pria Bunuh Wanita dengan Sadis

Roni
Share :
dua-pria-bunuh-wanita-dengan-sadis

Kabarriau.com, Rokan Hulu - Mayat wanita di dalam sumur ditemukan, jasadnya dalam kondisi mengenaskan di Desa Tali Kumain Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Polsek Tambusai di bantu Satreskrim Polres Rohul menyingkap tabir kematian korban yang bernama Asnawati (34 th) warga RT 19 RW 02 Dusun Sungai Lahun, Dk 1 D Dusun Sialang Rindang,kecamatan Tambusai tidak kurang dari 72 jam seorang pelaku pembunuhan berhasil di bekuk.

Kapolres Rokan Hulu AKBP. M.Hasym Risahondua SIK M.SI melalui Wakapolres Kompol Willy Kartamanah, AKS,S.IP yang di dampingi Kasatreskrim AKP Harry Avianto saat menggelar konfrence press Rabu (08/08/18) terungkap dua lelaki nekat menghabisi nyawa seorang wanita, hanya gara gara menolak diajak berhubungan intim. Akhirnya seorang dari dua pelaku berhasil dibekuk oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rohul yang dibantu oleh unit Reskrim Polsek Tambusai, sementara seorang Pelaku sedang diburu,

Kompol Willy menjelaskan, tersangka mengaku kenal dengan korban, awalnya RS mengajak Asnawati wanita malang ini untuk ketemuan. Setelah itu RS mengajak Asnawati untuk melakukan hubungan intim sekaligus melayani nafsu bejat kawannya. Tentu saja Asnawati marah dan menolak berbuat gituan, Rs pun naik tensi dan kalap lalu memukul korban dengan kayu bulat, hingga terkulai tak sadarkan diri. Merasa takut atas perbuatannya kedua pelakupun akhirnya mengangkat korban dan memasukan kedalam sumur.

Wanita berusia 34 tahun tersebut berstatus dalam pengurusan perceraian dengan suaminya. "Pada hari yang naas itu kedua pelaku tega memukul tengkuk kaum hawa ini dengan kayu bulat sebesar lengan, setelah wanita itu tersungkur dan bersimbah darah kemudian keduanya menyeret korban dan membuang kedalam sumur milik Ardiansyah," ungkap Wakapolres menjelaskan. 

Tindak pidana pembunuhan sadis yang dilakukan oleh RS warga Sintong Makmur, Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir itu, terjadi pada (27/6/2018) sekitar pukul 18.00 Wib. Jenazah Asnawati baru ditemukan saksi Ardiansyah pemilik rumah di Desa Talikuman pada Sabtu (14/7/2018) sore, sekira pukul 18.00 Wib, dan penemuan mayat selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tambusai.
 
Dalam tempo 72 jam (3 hari-red) pasca penemuan mayat seorang pelaku inisial RS berhasil ditangkap Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul, dibantu anggota Polsek Tambusai, sedangkan seorang pelaku lainnya sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). “Dimana modus yang ada, kedua pelaku mempunyai niat untuk melakukan tindakan pencabulan, namun karena korban menolak akhirnya kedua orang tersebut melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban Asnawati," ungkap Kompol Willy.

“Usai dianiaya menggunakan kayu, setelah kondisinya sudah kritis korban lalu dimasukkan ke dalam sumur," tegas Kompol Willy dan mengatakan setelah menghabisi Asnawati, kedua pelaku membawa sepeda motor seharga Rp10 juta milik korban.

Ketika dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 2 bilah potongan kayu sebesar lengan, sehelai baju korban, sandal, jam tangan, dan lainnya. "Persangkaan yang kita kenakan kepada pelaku, yakni Pasal 340 junto 338 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun," ucap Kompol Willy.
 
Sebelum melakukan pembunuhan, kata Wakapolres, kedua pelaku memang sudah punya niat mengajak korban berhubungan intim. Diketahui, korban baru pisah dengan suaminya dibujuk dan diajak pelaku RS dan diajak ke Desa Talikumain,Saat akan diajak berhubungan intim oleh kedua pelaku, korban menolaknya hingga dihabisi kedua pelaku di TKP yang berdekatan dengan sumur, tempat mayat korban ditemukan.

Pelaku inisial RS sudah mengakui, dirinya sudah 1 bulan lebih mengenal korban Asnawati. Pasca korban pisah dengan suaminya, RS sering datang ke tempat jualannya,bahkan korban pernah melayani pelaku satu kali. Akan tetapi, korban menolak saat akan diajak berhubungan intim oleh RS dan rekannya. Karena menolak, ungkap RS, ia dan temannya memukul kepala Asnawati dari arah belakang hingga korban tersungkur. 

Selain Wakapolres Rohul hadir juga dalam Konfrensi Press tersebut,Kasatreskrim AKP Harry Avianto,Kapolsek Tambusai AKP Yulihasman S.Sos,Kapolsek Rambah AKP Hermawan, Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi SH,Kaplsek Kepenuhan Iptu Yani Marjoni SH, Kapolsek Rokan IV Koto Iptu Helpi,Paur Humas Ipda Nanang Pujono SH,dan sejumlah perwira lainnya di jajaran Polres Rokan Hulu,serta turut di hadirkan juga pelaku Pembunuhan Berinisial RS,kemudian dua Pelaku Curas dan satu Pelaku spesialis Pencurian sepeda motor di beberapa TKP,di wilayah Kota Pasir pengaraian. (kbr.alf/*)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :