Kabar Riau - IPSPK3 RI: 'Hutan Hancur, Balai TNTN Tak Berfungsi'

IPSPK3 RI: 'Hutan Hancur, Balai TNTN Tak Berfungsi'

Roni
Share :
ipspk3-ri-hutan-hancur-balai-tntn-tak-berfungsi

Kabarriau.com, Lingkungan  - Ketua Indenpenden Pembawa Suara Pemberantas Korupsi Kolusi Kriminal Ekonomi (IPSPK3) Republik Indonesia menyayangkan 'hancurnya' Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) yang kini berubah fungsi menjadi kebun sawit tidak dapat diselesaikan oleh pemangku Balai TNTN. 

"Hadirnya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di 3 lokasi yang berdekatan dengan TNTN menambah semakin kekhawatiran kita terhadap hutan. Bahkan ada 150 cukong terlibat merusak TNTN menambah semakin rumitnya penegakan hukum di wilayah itu,," kata Ketua IPSPK3 RI Ir Ganda Mora, Kamis  (8/8/2018).

Ganda juga menyayangkan fungsi dan tugas Balai TNTN tidak terlihat, seharusnya mereka menyurati pihak pemilik PKS agar tidak menerima buah TBS yang berasal dari TNTN," sebutnya.

Namun sampai saat ini buah sawit yang berasal dari TNTN bebas diterima oleh PKS yang ada disekitarnya, sehingga pihak pengusaha tetap berkeinginan untuk memperluas kebun sawitnya, "kenyataan ini menyebabkan dari hari kehari TNTN alami kerusakan semakin terambah," ujarnya.

IPSPK3 RI dalam waktu dekat menyurati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait fungsi pengawasan dari Balai TNTN, begitu halnya terhadap 150 cukong yang secara bebas  berkebun sawit di TN Teso Nilo

menyinggung dibentuknya Tim Revitalisasi Ekosistem Tesso Nilo (RETN), dia malah mengkritiknya, "RETRN yang dibentuk jusru menimbulkan biaya besar. "Seharusnya untuk lebih efektif yaitu dilakukan pencegahan agar tidak semakin carut marut tata kelola Taman Nasional Tesso Nilo, jangan setelah pelaku-pelaku yang ada di TNTN menikmati hasil baru dilakukan pembentukan RETN, seharusnya pencegahan dilakukan dari awal," sesalnya. (kbr.ron/*)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :