Kabar Riau - Tersangka Baru Penikmat Dana Bansos Bengkalis akan Terungkap

Tersangka Baru Penikmat Dana Bansos Bengkalis akan Terungkap

Roni
Share :
tersangka-baru-penikmat-dana-bansos-bengkalis-akan-terungkap

Kabarriau.com, Bengkalis - Masih terdapat lima nama yang diduga terlibat penikmat dana bantuan sosial (Bansos) Bengkalis tahun 2012 akan segera terungkap.

Sprindik baru bakal dikeluarkan, dua nama diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Dirkrimsus Polda Riau. Amril Mukminin yang saat ini menjabat Bupati Bengkalis, serta dua mantan anggota DPRD Bengkalis Mira Roza dan Dani Purba merupakan nama-nama yang juga disebut diduga ikut menikmati uang "panas" ini.

"Fakta persidangan sebetulnya juga menjadi instrument yang seharusnya wajib di anulir oleh para penyidik. Jelas-jelas nama seorang Amril mukminin itu kapasitasnya selaku anggota DPRD kabupaten Bengkalis ketika itu dan juga masuk dalam daftar sprindik Polda Riau dengan beberapa nama anggota DPRD yang lainnya juga," sebut M Fachrorozi, Mantan pentolan KNPI, Sabtu (28/7).

Nama-nama tersebut diketahui dan terungkap berdasarkan fakta persidangan dari sejumlah terdakwa penikmat dana bansos. Munculnya nama-nama baru ketika persidangan, hendaknya menjadi atensi bagi penyidik untuk melakukan pengembangan penyidikan pada upaya penuntusan kasus. Apalagi kasus bansos Bengkalis sudah bergulir lebih kurang 5 tahun, "diterbitkannya surat perintah penyidikan (Sprindik) baru pada kasus bansos penyidik diharapkan tidak menempatkan perbedaan status serta jabatan terhadap proses penegakan hukum. Ini harus dituntaskan sebab kasus bansos Bengkalis telah merugikan negara sekitar R31 milliar," kata dia.

"Kondisi ini sangat terlihat jelas dengan perjalanan yang cukup memakan waktu panjang oleh para penyidik Reskrimsus Polda Riau dalam menanganinya. Kita juga tidak mau pihak Polda Riau terkesan tebang pilih dalam menangani persoalan hukum di Riau ini khususnya Bengkalis, mengingat prestasi Polda Riau sangat minim penyelesaian di bidang Tipikor (Tindak Pidana Korupsi)," sebutnya.

Jika nanti terhadap nama yang tersisa, termasuk Amril Mukminin jika benar terbukti secara hukum, maka tidak ada alasan bagi Polda Riau untuk tidak memperlakukan sama seperti pendahulunya. "Jika tidak terbukti maka umumkan kepublik secara jelas dengan kekuatan hukum yang mengikat kita tidak mau setengah-setengah," harapnya. (kbr.rom/*)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :