Kabar Riau - Publikasi ilmiah Indonesia Terobos Standar Dunia

Publikasi ilmiah Indonesia Terobos Standar Dunia

Samsul
Share :
publikasi-ilmiah-indonesia terobos-standar-dunia

Kabarriau.com, Jakarta - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengatakan, per tanggal 22 Juni 2018, publikasi ilmiah Indonesia di tingkat ASEAN berdasarkan data di Scopus sebanyak 12.233, menduduki posisi kedua setelah Malaysia.

Nasir menyebut, capaian tersebut menandakan bahwa jurnal Indonesia mulai diakui dunia. "Ini yang menjadi sangat penting, kita mendorong kuantitas dulu sebelum nanti meningkatkan pada kualitas. Tapi minimal kita harus masuk pada standar dunia dulu. Kalau standar dunia bisa terpenuhi dengan baik, maka peneliti kualitas akan kami tingkatkan," kata Nasir usai pada acara Sinta Award di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, dimuat Republika.co.id, Rabu (4/7).

Publikasi ilmiah tersebut memegang peranan sangat penting sebagai bukti pertanggung jawaban ilmiah hasil penelitian sehingga dapat dikenal luas secara global. Menurut dia, peningkatan jumlah jurnal itu adalah dampak dari kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya untuk mendukung peningkatan publikasi dan jurnal. 

Kebijakan yang telah dibuat oleh Kemenristekdikti, diantaranya yaitu persyaratan menghasilkan artikel ilmiah yang telah dimuat dalam jurnal ilmiah terakreditasi bagi setiap jenjang jabatan fungsional dosen, peneliti, guru, widyaiswara, perekayasa serta fungsional lainnya. 

"Ditambah saat ini perguruan tinggi akademik atmosfirnya sudah mulai baik, ini harus menjadikan lebih baik. Memang kita harus lakukan paksaan, setelah dipaksa akan dilakukan tindakan akhirnya menjadi budaya. Mudah-mudahan kalau ini sudah lebih baik, maka akan jadi budaya riset ini betapa penting yang akan dilakukan Indonesia," jelas dia.


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :