Kabar Riau - Pelaku Candaan Bom Pesawat Jadi Tersangka - Ditahan

Pelaku Candaan Bom Pesawat Jadi Tersangka - Ditahan

Pimred
Share :
pelaku candaan-bom-pesawat-jadi-tersangka--ditahan

Kabarriau.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Kalimantan Barat (Kalbar) Kombes Pol Nanang Purnomo yang bersangkutan juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. "Sudah ditahan, sudah dilimpahkan semua di PPNS," ujar Nanang dimuat Republika.co.id, Kamis (31/5).

Kasus ini dilimpahkan karena pasal yang dilanggar mahasiswa berinisial FN ini undang-undang penerbangan yakni Pasal 437 (2) UU No 1 Tahun 2009 tentang penerbangan. "Dilimpahkan ke PPNS karena pasalnya UUD penerbangan," jelas Nanang.

Menurut Nanang, mengenai bagaimana hasilnya menurutnya sudah bukan Kewenangan kepolisian lagi untuk menjawab pascakasus dilimpahkan. "Sudah, sudah sampai situ beritanya. Nanti kalau kita sampaikan itu, itu sudah bukan lagi Kewenagan kepolisian," kata Nanang.

Sebelumnya, pada Senin (28/5), penerbangan Lion Air dengan nomor JT 687 sempat tertunda keberangkatannya dari Bandara Supadio Pontianak pukul 18.50 WIB. Penundaan lantaran ada orang yang bergurau tentang bom.

Seorang penumpang laki-laki berinisial FN bergurau tentang bom (bomb joke), ketika penumpang dalam proses masuk ke pesawat (boarding). Bahkan, FN diduga membuka paksa jendela darurat. Kemudian, FN dilaporkan ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan. Sementara penerbangan akhirnya berangkat pukul 21.45 WIB dan tiba di Soekarno-Hatta pukul 23.10 WIB.

Sebelum terbang kembali, Lion air melakukan serangkaian prosedural keamanan penerbangan. Prosedur tersebut meliputi pengecekan ulang seluruh penumpang, barang bawaan, dan bagasi. Setelah kejadian tersebut, Kemenhub menujuk personel PPNS untuk melakukan penyelidikan bekerja sama dengan kepolisian.

"Kami tegas dan bersama Polri akan melakukan penuntutan sesuai ketentuan. Kita akan kawal sehingga dia harus mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan," kata Budi usai mengunjungi pabrik PT Industri Kereta Api (Inka), Madiun, Jawa Timur, Selasa (29/5).

Budi mengatakan beberapa kejadian terakhir mengenai candaan bom di pesawat yang dilakukan penumpang bukan hal pantas. Menurutnya, hal tersebut tidak boleh dipermainkan karena bisa merugikan banyak orang.

"Karenanya, khususnya yang di pesawat terbang jangan melakukan candaan-candaan yang nggak lucu yang akhirnya membuat orang panik seperti kejadian di Pontianak sehingga merugikan orang lain," jelas Budi.


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :