Kabar Riau - Pemilih Pilgub Riau Diperkirakan 75 Persen

Pemilih Pilgub Riau Diperkirakan 75 Persen

Roni
Share :
pemilih-pilgub-riau-diperkirakan-75-persen

Kabarriau.com, Pekanbaru - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menargetkan 75 persen untuk partisipasi pada Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang akan dilaksanakan tanggal 27 Juni 2018.

"Kami optimis, target untuk tingkat partisipasi pemilih itu tercapai," kata Ketua KPU Riau, Nurhamin pada wartawan, Selasa.

Rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) hasilnya ada 3.622.488 DPT atau jauh berkurang dibandingkan jumlah DPT Pilgub sebelumnya yang menembus lebih 3,9 juta. DPT laki-laki ada sebanyak 1.840.292 pemilih, sementara perempuan ada sebanyak 1.782.196 pemilih.

Jumlah DPT tersebut, kata Nurhamin, telah ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka yang dilaksanakan akhir pekan lalu, Jumat 20/4/2018) di sebuah hotel di Pekanbaru.

Soal pengurangan jumlah DPT yang signifikan dibandingkan dengan DPT Pilgub Riau sebelumnya, Nurhamin mengatakan hal itu disebabkan adanya pemutahiran data yang valid. "Sesuai dengan pasal 22 Peraturan KPU Nomor 2 tahun 2017, yakni yang berlaku hanya yang berbasis KTP el dan suket (surat keterangan), maka kemudian terjadi penyusutan jumlah dibandingkan dengan DPT Pilgub sebelumnya," kata dia.

Menurutnya, banyak realibelnya, dikoordinasikan dengan Disdukcapil dan KPU sehingga terjadi penyusutan dimana ada perekaman KTP el yang baik, sehingga tidak ada lagi kegandaan identitas KTP seperti yang terjadi pada Pilgub sebelumnya.

Penyusutan mencapai lebih 300 ribu, ini karena proses pendataan kependudukan saat ini yang telah bagus, dibandingkan dulu yang masih KTP Siak yang masih bisa dimungkinkan terjadi kegandaan. "Saat ini hanya ada satu nomor induk kependudukan untuk satu warga negara, maknanya adalah tidak akan bisa digunakan untuk kegandaan kependudukan," sebuntya.

Untuk suket yang telah masuk dalam DPT adalah pendudukan yang telah melakukan perekaman sebelum ditetapkannya jumlah DPT. "Jadi pemiik suket bisa memilih, dan 3,6 juta DPT ini termasuk yang sudah perekaman dan berhak menerima suket dan menjadi pemilih yang masuk dalam DPT," katanya menambahkan.

Ini yang melaporkan sebelum ada rekapitulasi DPT, jika setelah itu, kata dia maka mereka pemegang suket hanya bisa memilih atau mencoblos calon gubernur di atas pukul 12.00 siang. "Nantinya akan direkap di formulir C7 yang dicocokkan dengan KTP dan orangnya. Bisa dimungkinkan jumlah yang disahkan saat ini bertambah, namun tidak akan lebih dari 2,5 persen," kata Nurhamin mengakhiri. (kbr.ron/*)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :