Kabar Riau - BUMDes dan BWM Digalakkan

BUMDes dan BWM Digalakkan

Roni
Share :
bumdes-dan-bwm-digalakkan

Kabarriau.com, Bisnis - Direktur Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Eko Ariantoro mengatakan Badan usaha milik desa (BUMDes) dan Bank Wakaf Mikro (BWM) saat ini digalakkan  dan kehadirannya diharapkan bisa memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat di perdesaan.

BUMDes dan BWM yang sedang digalakkan OJK memiliki irisan tujuan untuk ikut menggerakkan perekonomian masyarakat terutama di perdesaan. Padahal potensi yang ada di desa sangat besar. "OJK memfasilitasi BUMDes dengan model yang  inklusif," ujar Eko dimuat Republika.co.id.

Eko merujuk data bahwa tingkat kemiskinan di desa masih cukup tinggi sekitar 13,93 persen dengan tingkat literasi 23,9 persen dan indeks inklusi 63,2 persen. Sedangkan di kota, tingkat kemiskinan hanya 7,72 persen dengan indeks literasi 33,2 persen dan indeks inklusi 71,2 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2014, Eko menyebutkan, saat ini terdapat sebanyak 74.958 desa di seluruh Indonesia. Sebarannya, sebanyak 61.821 desa memiliki potensi pertanian, 20.034 desa dengan potensi perkebunan, 12.827 desa dengan potensi perikanan, 1.902 desa dengan potensi wisata, dan 64.587 desa dengan potensi energi baru terbarukan.

Untuk mengembangkan program itu, OJK akan bersinergi dengan kelompok-kelompok pemberdayaan masyarakat. Yang paling penting, ujar Eko, kerja sama dengan masyarakat desa itu sendiri seperti yang terlihat di Desa Langgongsari ini. Modal untuk pengembangan BUMDes ini 100 persen bersumber dari pemerintah desa sendiri.


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :