Kabar Riau - Penyelundup Sabu dari Malaysia Ini Ditangkap

Penyelundup Sabu dari Malaysia Ini Ditangkap

Roni
Share :
penyelundup-sabu-dari-malaysia-ini-ditangkap

Kabarriau.com, Dumai - Petugas Bea Cukai Dumai mengamankan seorang penumpang di pelabuhan PT Pelindo I Dumai, Iwan (27) saat dibongkar tas milikinya ditemukan Narkoba jenis sabu 2.085 gram atau 2 kg lebih.

Kapolres Dumai, AKBP Restika, membenarkan penangkapan lelaki asal Aceh yang saat ini bertempat tinggal di Johor, Malaysia itu. Kasus ini terungkap pada hari Selasa (9/1/2018), sekira pukul 15.30 WIB. 

Saat itu, di Pelindo I Dumai petugas Bea Cukai melakukan pengecekan terhadap seluruh barang bawaan penumpang yang datang dari Batam,Tanjungbalai Karimun, Meranti, dan Bengkalis.

"Saat itu ditemukan narkotika jenis sabu dari dalam tas penumpang bernama Iwan yang dikemas menggunakan kertas alumanium foil dan digulung dengan baju," kata Restika, Kamis (11/1/2018).

Selanjutnya pihak Bea Cukai Dumai melakukan koordinasi dengan Kasat Narkoba Polres Dumai untuk dilakukan pengembangan.

"Dari hasil pengembangan kita, selain mengamankan Iwan juga berhasil mengamankan SB alias Sun (20) yang menjemput Iwan di Dumai," ujar Restika.

Saat diinterogasi, Iwan mengaku bahwa narkotika itu diberikan seorang perempuan yang berada di Johor, Malaysia. Selanjutnya setiba di Dumai diarahkan seseorang yang bernama Sun.

Mendapat pengakuan dari tersangka ini, Polisi beserta personel Bea Cukai Dumai serta anggota KSKP melakukan pencarian terhadap seseorang  bernama SUN. Hasilnya, didapati informasi Sun berada di loket Bus Makmur.

"SH adalah teman Iwan yang datang dari Aceh untuk menjemput Iwan. Sesuai rencana kedua tersangka mau ke Medan, kemudian menuju Aceh secara bersama-sama," kata Restika.

Selain mengamankan barang bukti sabu berat kotor sebesar 2.081 gram, polisi juga mengamankan tas abu-abu yang berisi pakaian, 1 buah buku pasport atas nama tersangka pelaku.

"Ada juga 1 buah tiket ferry Dumai Line, 1 unit handphone samsung warna hitam, uang tunai R 565.000, uang Ringgit Malaysia 200," pungkas perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini. (kbr.san/*)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :