Kabar Riau - PGN akan Bangun Pipa Gas di Lahan Tol Pekanbaru

PGN akan Bangun Pipa Gas di Lahan Tol Pekanbaru

Pimred
Share :
pgn akan-bangun-pipa-gas-di-lahan-tol-pekanbaru

Kabarriau.com, Pekanbaru - Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk/PGN Jobi Triananda mengatakan dengan memanfaatkan lahan membangun pipa di jalur tol tersebut, perusahaannya dan Pertamina tidak perlu lagi membebaskan lahan.

"Nantinya lahan untuk tol Pekanbaru-Dumai akan disisakan untuk menanam pipa. Kalau bisa jalan tol di situ sudah disiapkan juga right of way untuk pasang pipa, kabel fiber optik, sampai kabel listrik. Jadi tidak masing-masing bebasin lahan," kata Jobi di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis..

Rencananya PGN hanya akan membayar sewa kepada Hutama Karya sebagai pihak yang membangun tol tersebut. PGN dan Pertamina tidak perlu membebaskan lahan, hanya membayar sewa kepada Hutama Karya, ungkap dia.

PGN dan PT Pertamina (Persero) berencana menggunakan lahan jalur tol Pekanbaru-Dumai untuk proyek pembangunan pipa transmisi Duri-Dumai tujuannya mempermudah pengurusan lahan. Jika rencana tersebut terealisasi maka permasalah lahan dalam proyek pipa Duri-Dumai sudah tidak ada lagi. Alhasil targetnya dalam waktu dekat sudah bisa melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek tersebut. 

Terkait pembentukan perusahaan patungan atau Joint Venture (JV) antara Pertamina dan PGN akan dibentuk secara paralel. "JV nanti paralel dengan pemasangan pipanya," kata Jobi.

Jobi juga sebelumnya menargetkan 1 Oktober 2018 pipa tersebut sudah bisa mengalirkan gas. Alasannya sudah terikat kontrak dengan pemasok gas menggunakan skema take or pay (mengambil atau membayar). Artinya perusahaan tetap membayar ke pemasok meski gas belum mengalir.  

Gas yang akan dialirkan ke pipa ini berasal dari Blok Corridor. Blok yang berada di Sumatera Selatan dan dikelola ConocoPhilips akan mengalirkan gas 37 BBtud. Selain itu, ada tambahan juga dari gas yang dihasilkan oleh Energi Mega Persada  (kbr.s/***)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :