Kabar Riau - Diduga Sakit Jiwa, Ayah Bunuh Putri Sendiri

Diduga Sakit Jiwa, Ayah Bunuh Putri Sendiri

Roni
Share :
diduga-sakit-jiwa-ayah-bunuh-putri-sendiri

Inhil, Kabarriau.com - Bur (43) seorang ayah tega membunuh putri kandungnya sendiri yang di rumah mereka RT 07, RW 03, Parit Rembayan Surraya, Desa Surraya Mandiri, Kecamatan Mandah, Inhil, membikin geger warga Riau.

Setelah diselidiki polisi, ternyata Bur diduga sakit jiwa. Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung mengatakan saat Bur diinterogasi, jawabannya di luar akal manusia. Dia juga tampak linglung dan berbicara ngawur. “Tersangka Bur mengaku melihat setan, padahal yang dilihat itu Adalah anaknya,” kata Dolifar, Senin (11/9/2017).

Untuk itu, kata Dolifar, petugas reskrim akan melakukan tes kejiwaan terhadap Bur. Karena diduga, tersangka mengalami gangguan kejiwaan. “Penyidik sudah menjadwalkan untuk melakukan tes kejiwaan di rumah sakit jiwa terhadap tersangka. Saat ini dia masih ditahan,” kata Dolifar.

Sebelumnya, Bur tega menghunuskan senjata tajam berupa golok ke tubuh anaknya hingga tewas. Sang istri, Amah, (43) yang selama ini menemani hidupnya di Desa Suraya Mandiri Kecamatan Mandat Kabupaten Indragiri Hilir, tak menyangka bakal menyaksikan pembantaian sadis terhadap putri kandungnya.

Pada Sabtu (9/9) dini hari, Amah terbangun mendengar suara berisik di luar kamarnya. Dia langsung bergegas mencari asal suara itu. Namun tak disangka, ‎dia melihat dengan mata kepala sendiri aksi pembantaian terhadap putrinya, Ina, gadis belia berusia 13 tahun yang dilakukan suaminya.

Amah melihat kondisi Ina sudah terbaring tak berdaya dengan posisi miring. Sedangkan, Bur, berdiri tepat di depan Ina dengan tangan kiri memegang sebilah parang, sambil mengucapkan kata 'setan' berulang-ulang.

‎Secara spontan Amah berusaha mencegah aksi suaminya. Dia membentangkan tangannya di atas tubuh Ina yang masih terbaring tak berdaya. Berulang kali Amah mengingatkan Bur bahwa Ina adalah anak mereka. Namun gagal. 

Bur kembali mengayunkan parang membacok putrinya itu dan akhirnya mengenai jari tangan Amah. Karena ketakutan, Amah kemudian meninggalkan rumah untuk mencari pertolongan. Sedangkan sang anak sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dia melaporkan peristiwa mengerikan itu kepada Kepolisian setempat.

"Korban diketahui menderita luka sabetan benda tajam di bagian leher, tangan dan dada. Pelakunya ayah kandung korban," ‎ujar Dolifar.

Setelah mendapat laporan Amah yang ditemani warga sekitar, Kapolsek Mandah Iptu Warno bersama anggota lainnya langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan Bur yang berada tak jauh dari lokasi kejadian tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga Bur mengalami gangguan kejiwaan. Tiga tahun lalu, kepala tersangka pernah tertimpa buah kelapa. Semenjak kejadian itu, perilaku Bur mulai berubah.

"Tersangka akan diobservasi kondisi kejiwaannya. Saat ini, sudah diamankan Polsek Mandah. Juga turut diamankan barang bukti sebilah parang berhulu warna hitam yang terdapat bercak darah," pungkas Dolifar. (san)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :