Kabar Riau - Lima Jenis Ikan Ini Jangan Dimakan

Lima Jenis Ikan Ini Jangan Dimakan

Roni
Share :
lima-jenis-ikan-ini-jangan-dimakan

Kesehatan, Kabarriau.com - Dari segi nutrisi, ikan kerap digalakkan untuk dimakan karena sarat akan protein dan lemak baik.

Jika dikonsumsi, ikan dengan merkuri tinggi akan merusak perkembangan syaraf bagi anak atau mengganggu perkembangan janin bagi ibu hamil. Efek lainnya juga keracunan dalam tubuh dan peredaran darah, seperti dipaparkan Mira Ilic, R.D., ahli nutrisi dari Cleveland Clinic Foundation.

Keracunan merkuri dalam tubuh manusia tidak dapat diobati secepat hitungan hari maupun minggu. Kandungannya akan bertahan dalam tubuh selama lebih dari setahun. Berikut lima jenis ikan tinggi kandungan merkuri yang sebaiknya tidak dikonsumsi, seperti dilansir Women’s Health.

1. Hiu
Ikan hiu menempati urutan paling atas dalam rantai makanan kehidupan laut. Ia mengonsumsi ikan lain apapun jenisnya dan dalam dagingnya ditemukan kandungan merkuri yang sangat tinggi.

Stop makan ikan hiu yang memang sudah dilindungi, atau bahkan siripnya. Sebagai pengganti, pilihlah ikan salmon yang jauh lebih bergizi. Salmon sarat akan vitamin D, B12, selenium, asam lemak omega-3, dan rasanya pun gurih.

2. Swordfish (Ikan Todak)
Sama dengan hiu, ikan todak atau swordfish merupakan ikan buas berukuran besar yang juga predator terbaik di ekosistem laut. Kandungan merkuri dalam tubuhnya dipengaruhi dari pola makannya yang sembarangan dalam bertahan hidup.

Untuk menghindari kerusakan syaraf dalam tubuh, hindari makan ikan ini dan ganti dengan ikan sarden yang kaya nutrisi seperti omega-3 dan vitamin D.

3. King Mackarel (Raja Makarel)
Ikan makarel mungkin sudah biasa ditemukan di supermarket, baik yang masih segar maupun sudah dikalengkan. Namun beda halnya dengan Raja Makarel yang berat rata-ratanya mencapai 40 kg. Meskipun difavoritkan para petualang memancing, ikan jenis ini berbahaya untuk dimakan karena kandungan merkuri yang berisiko meracuni tubuh.

4. Tilefish
Ikan ini kerap ditemui di Teluk Meksiko. Datang dari keluarga Malacanthidae, tilefish berukuran kecil umum dijadikan ikan hias laut, sedangkan yang besar, meskipun dalam jumlah banyak, berbahaya untuk dimakan karena kandungan merkuri yang tinggi.

5. Albacore Tuna
Datang dari keluarga tuna yang layak dikonsumsi, jenis Albacore memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi. Meskipun masih banyak orang yang mengonsumsinya karena mudah ditemukan di laut, ada batasan aman untuk mengonsumsinya, yakni maksimal 6 ons saja dalam seminggu. 


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :