Kabar Riau - Anak Buah Bupati Pelalawan Ditahan

Korupsi Dana Kebakaran Hutan

Anak Buah Bupati Pelalawan Ditahan

Samsul
Share :
anak-buah-bupati-pelalawan-ditahan

Pekanbaru, Kabarriau.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau melakukan penahanan terhadap dua tersangka dugaan korupsi Dana Tak Terduga (DTT) bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Pelalawan, pada Rabu (6/9/2017).

Kedua tersangka dari pihak pejabat dan swasta, inisial Asi dan Ksm. Ini menyusul tersangka pertama yakni inisial Lmn, mantan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Lmn selaku anak buah Bupati pelalawan, HM Harris, yang ditahan Selasa (5/9) kemarin setelah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani pemeriksaan.  

“Para tersangka ditahan ke Rutan Sialang Bungkuk atas dugaan kasus Korupsi bantuan tak terduga di Pemkab Pelalawan,” ujar Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Riau Sugeng Riyanta.

Sebelum ditahan, Asi dan Ksm terlebih dahulu menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. KSM merupakan pihak swasta pengurus Persatuan Golf Pelalawan. Dia diduga menerima Rp125 juta untuk biaya turnament golf. “Dana itu seharusnya untuk bantuan tak terduga bencana, bukan untuk kegiatan golf,” kata Sugeng.

Sedangkan tersangka Asi selaku Kepala Seksi, staf dari tersangka LMN yang ikut berkompromi menggelapkan uang Negara tersebut diduga untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain.

Untuk tersangka Asi diduga menerima Rp90 juta, sebagian uang negara digunakan untuk membeli tiga unit kamera. Menurut Sugeng, kamera tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi. "Dua kameranya sudah kita sita, satu kamera lainnya masih di tangan pihak yang tidak berhak. Semua pertanggungjawabannya fiktif," jelas Sugeng.

Perhitungan penyidik Pidana Khusus Kejati Riau, negara mengalami kerugian Rp 2,4 Miliar, dari total anggaran sekitar Rp 9 Miliar. Selama proses penyelidikan hingga penyidikan, jaksa sudah memeriksa lebih dari 70 orang saksi.
"Kita juga menyita dokumen, aset serta uang tunai,” kata Sugeng. (kbr.s/***)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :