Kabar Riau - YLKI Sebut Tatacara Pemotongan Hewan Kurban

YLKI Sebut Tatacara Pemotongan Hewan Kurban

Pimred
Share :
ylki-sebut-tatacara-pemotongan-hewan-kurban

Jakarta, Kabarriau.com - Himbauan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) agar anak-anak dijauhkan saat proses penyembelihan hewan kurban.

Ketua YLKI Tulus Abadi khawatir penyembelihan hewan kurban yang disaksikan oleh anak-anak di bawah umur menimbulkan efek kurang baik. "Misalnya sadisme dan kekerasan pada anak," kata Tulus, dimuat CNNIndonesia.com, Minggu (27/8/2017), seperti dilansir dari Antara.

Selain dijauhkan dari anak-anak, lanjut dia, seyogyanya hewan kurban yang sedang dan telah disembelih dijauhkan pula dari hewan kurban yang lainnya yang belum disembelih.

"Hewan qurban yang menyaksikan 'temannya' sedang dan telah disembelih bisa menimbulkan stres pada hewan qurban tersebut. Hewan kurban yang stres sebelum disembelih bisa berefek negatif untuk kesehatan manusia saat dagingnya dikonsumsi," ujarnya.

Imbauan kedua terkait kesehatan hewan kurban. Tulus meminta agar pihak yang terlibat dalam penyembelihan telah memastikan hewan kurban yang akan disembelih telah mendapat Sertifikat Sehat dari Dinas Peternakan atau dokter hewan setempat.

Sertifikasi Sehat, menurut Tulus, untuk menjamin bahwa hewan kurban tidak mengidap npenyakit menular tertentu yang membahayakan kesehatan hewan lain dan manusia.

"Selain itu, usahakan hewan kurban disembelih oleh juru sembelih halal yang bersertifikat dan dilakukan di rumah pemotongan hewan," ujarnya.

Kantong Plastik Hitam

Imbauan terakhir adalah agar panitia kurban tidak menggunakan kantong plastik. Tulus meminta pembagian hewan kurban tahun ini menggunakan pembungkus nonplastik untuk mengurangi sampah plastik.

Biasanya, pembagian hewan kurban dibagikan dengan menggunakan kantung plastik, termasuk kantong plastik hitam.

Menurut dia, kantong plastik hitam dibuat dari bahan baku plastik yang sangat buruk, bersifat karsinogenik, sehingga jika terkontaminasi pada daging kurban akan berdampak buruk terhadap kesehatan manusia.

"Jangan sekali-kali menggunakan tas kresek hitam untuk pembungkus daging kurban," ujar Tulus.


 


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :