Kabar Riau - Senapelan Plaza Stop Operasional Gerai 

Senapelan Plaza Stop Operasional Gerai 

Roni
Share :
senapelan-plaza-stop-operasional-gerai 

Pekanbaru, Kabarriau.com - Senapelan Plaza, salah satu pusat keramaian di Jalan Tengku Umar, Kota Pekanbaru, Riau mengambil kebijakan menutup sebagian gerainya di lantai dua.

Dikabarkan pusat keramaian itu akan menyetop operasional 30 tokonya di lantai dua dalam waktu dekat ini. Bahkan, diperkirakan 20 gerai emiten itu telah tutup secara permanen khusunya di lantai dua dan tiga.

Sisanya, kemungkinan akan menyusul dan akan ditutup. Berdasarkan informasi diterima penjelasan dari pihak manajemen Senapelan Plaza terkait penutupan tersebut tidak lepas dari himpitan ekonomi yang merambah perusahaan pusat keramaian tersebut. Setidaknya, para penyewa gerai tak lagi mampu bahkan dinilai tidak efisien melakukan kontrak perdagangan.

Barang-barang returan dan administrasi sudah diselesaikan kedua belah pihak menyusul terjadinya penyusutan jual beli dan kedatangan konsumen. "Untuk barang-barang returan dan administrasi sudah diselesaikan dan ada juga penyewa membatalkan kontrak setelah melihat menyusutnya daya beli," kata Rudianto, salah satu penyewa los di gedung Senapelan Plaza itu.

Hasil pantauan Kabarriau.com dilapangan, terlihat banyak kios dan los pada gerai bangunan itu yang kosong, namun dicoba menghubungi manajemen Senapelan Plaza belum berhasil

Sumber digedung itu tidak menampik bahwa pihak manajemen tengah mengkaji penutupan beberapa gerai. Hanya saja, hingga kini, belum ada keputusan terkait jumlah gerai yang akan ditutup. "Kalau sekarang ada puluhan gerai sudah ditutup, pihak manajemen sedang konsolidasi," imbuhnya.

Beberapa sumber mengamati, rencana penutupan itu juga melalui pertimbangan kondisi ekonomi yang sedang turun saat ini. Sehingga, untuk beberapa gerai bahkan penyewa kios dan los menilai tidak cukup baik kondisi jual beli maka ditutup. "Ada beberapa tempat yang kami lihat daripada secara operasional penjualan tidak terlalu menggembirakan," terang salah satu pnyewa kios. (kam)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :