Kabar Riau - Dahsyatnya Kekuatan Menulis

Dahsyatnya Kekuatan Menulis

Samsul
Share :
dahsyatnya-kekuatan-menulis

Tips, Kabarriau.com - "Jika kita mengenal dunia maka membacalah, akan tetapi jika kita ingin dikenal dunia maka menulislah”.

Sungguh luar biasa kata-kata ini sangat menginspirasi kita semua. Beberapa manfaat menulis yang menjadi motivasi awal bagi kita semua untuk melakukan kegiatan yang dahsyat ini.

Kegiatan menulis tentu tidak telepas dari aktivitas seorang manusia. Semenjak bangku sekolah dasar sampai sekarang kita pasti tidak lepas bersinggungan dengan pena dan buku.

Bahkan profesi tertentu mewajibkan kita untuk senantiasa bergelut dengan qolam dan kitab seperti guru, wartawan, penulis dan lainnya. Akan tetapi dari sekian juta manusia hanya sedikit yang merekam jejak hidup dan pengetahuan dalam bentuk tulisan. Padahal banyak sekali manfaat yang didapat dari kegiatan menulis. Setidaknya ada beberapa keistimewaan dari kegiatan menulis. 

1. Selaras dengan Segala Profesi
Menulis itu bisa dilakukan oleh semua orang baik laki-laki atau perempuan, dari anak-anak hingga orang tua memiliki kesempatan yang sama di bidang tulis-menulis. Menulis juga bisa dilakukan oleh profesi apapun dari mulai anak sekolah sampai presiden. Semuanya pantas dan layak untuk berkecimpung di dunia yang satu ini. Bahkan dengan menulis akan semakin mendukung dan mengembangkan profesi kita. Loh apa hubungannya? Kesimpulannya, apapun profesi kita mulailah belajar menulis menulis, memang tidak mudah tetapi layak diperjuangankan karena banyak manfaatnya.

2. Memperluas Wawasan
Kegiatan tulis menulis dan membaca itu ibarat dua sisi uang logam, tidak pernah terpisahkan. Dimana ada menulis di situ ada membaca. Afifah Afra seorang penulis novel dalam sebuah training kepenulisan menyampaikan bahwa 75% kegiatan menulis adalah membaca. Tokoh kepenulisan yang lain Ismail Marahaimin juga menuturkan membaca bagi seorang penulis, ibarat tenaga dalam bagi seorang pendekar. 

Dengan menulis kita mau tidak mau akan dipaksa untuk membaca buku. Semakin sering menulis, semakin sering pula membaca buku sehingga input akan semakin banyak dan wawasan akan semakin luas sehingga kita lebih siap dalam menghadapi permasalahan-permasalahan dalam hidup kita.

3. Menambah Kreatifitas
Menulis itu terkait erat dengan kegiatan membaca. Membaca membuat input semakin banyak sehingga jalan keluar terhadap masalah semakin banyak. Menulis membuat kita menemukan hal-hal yang baru, menemukan masalah serta mencari solusinya. Sehingga dengan demikian kita akan menjadi kreatif dalam segala hal, satu hal yang sangat dibutuhkan manusia. Seorang penulis adalah seorang kreator. Menulis berarti berkreasi.

4. Mencerdaskan Otak
Tahukah kita otak orang mana yang harganya paling mahal? Jawabnya adalah otaknya orang Indonesia. Alasannya karena otak orang Indonesia masih orisinil alias jarang dipakai. Hanya sebuah cerita anekdot tapi sebenarnya sindiran bagi kita. Diakui apa tidak kita memang lebih sering mengeluarkan uang kita untuk kepentingan leher kebawah (makanan, pakaian, sepatu dll) dibandingkan berinvestasi leher ke atas (otak). Kita lebih mudah mengeluarkan uang untuk belanja dan makan dibandingkan membeli buku atau mengikuti seminar

Otak akan berkembang jika digunakan dan sebaliknya akan menurun kemampuannya jika tidak digunakan. Menulis itu memerlukan pemikiran dan imajinasi otak kita. Nah giliran tulislah apa saja yang mudah seperti pengalaman, kesenangan atau sebuah puisi juga bisa.

5. Wahana Berbagi Ilmu
Rasulullah SAW bersabda, "Khairunnas anfa’uhum linnas", "Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak mamfaatnya bagi orang lain." (HR. Bukhari dan Muslim). Artinya semakin banyak bermanfaat semakin baik. Dengan menulis ilmu, dapat tersebar luas melintasi pulau, negara bahkan benua. Menulis itu sama halnya kita meninggalkan jejak. Bayangkan dengan menulis kita menjadi jalan kebaikan bagi orang sungguh membahagiakan. Subhanalloh.

6. Investasi Pahala
Rasulullah SAW telah bersabda : Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang berdoa kepadanya.' (HR Muslim). 

Menulis membuat ilmu tersebar lebih luas. Tulisan dapat mendokumentasikan gagasan dan ilmu yang bermanfaat. Manfaat ini dapat dirasakan berpuluh hingga beratus tahun yang akan datang. Bahkan ketika sang penulis telah meninggal. Kita bisa mengetahui manusia, peristiwa dan peradaban dimasa lalu dikarenakan ada tangan-tangan yang mengabadikannya. Maka perbanyak pundi-pundi pahala dengan menulis. Never day without write.

Barangsiapa yang menginginkan kehidupan dunia, maka ia harus memiliki ilmu, dan barang siapa yang menginginkan kehidupan akhirat maka itupun harus dengan ilmu, dan barang siapa yang menginginkan keduanya maka itupun harus dengan ilmu (HR. Thabrani).

Uraian di atas merupakan sedikit gambaran tentang keistimewan menulis, tentu masih banyak keistimewaan lainnya. Maka dari itu, mari kita untuk belajar menulis. Mulailah menulis dari hal yang sederhana seperti menulis diary. (Sumber: http://arkea.id/tujuh-manfaat-menulis-kreatif)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :