Kabar Riau - Langgam Power Aliri Listrik sampai ke Pelosok

Advertorial

Langgam Power Aliri Listrik sampai ke Pelosok

Samsul
Share :
langgam-power-aliri-listrik-sampai-ke-pelosok

Pelalawan - Pemkab Pelalawan menunjukan komitmen nyata untuk meningkatkan pembangunan daerah dan masyarakat, salah satunya lewat pemenuhan kebutuhan energi listrik. Dengan program "Pelalawan Terang", saat ini listrik sudah mengaliri rumah warga dari kota sampai ke plosok terjauh.

Saat diwancara, Selasa (16.5/17) Bupati Pelalawan HM Harris menggagas pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Langgam Power untuk memenuhi kebutuhan listrik pada Kawasan Teknopolitan dan kawasan industri lainnya, sekaligus juga untuk memenuhi kebutuhan listrik 24 jam masyarakat Pelalawan, hal ini juga wujut komitmennya saat kampanye pemilihan bupati.

"Untuk kepentingan masyarakat untuk mengatasi krisis listrik," kata Bupati Pelalawan HM Harris, Selasa (16/5/17).

Pembangkit berdaya 15 megawatt (Mw), yang diresmikan pada 25 Oktober 2013 itu menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam melaksanakan program "Pelalawan Terang". Ia mengatakan, pembangkit itu merupakan bagian awal dari rencana pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas hingga 200 Mw di Pelalawan.

Untuk kemajuan pertambahan pembangkit kini HM Harris menyatakan pemerintah daerah membuka pintu selebar-lebarnya bagi semua investor untuk kemajuan Pelalawan.

"Saya akan memberikan kemudahan, bagi mereka yang ingin menanamkan modal dibidang energi dan kelistrikan dan akan kita dukung siapapun investornya selama untuk kepentingan masyarakat Kita," ujarnya.

Dia mengatakan dengan terbangunannya PLTGM Langgam Power kini warga merasakan dan telah memperbaiki kondisi kelistrikan di Pelalawan khususnya, dan juga Provinsi Riau.

"Sebab, sebelumnya ratio elektrifikasi di daerah itu hanya 21,03 persen dan merupakan yang paling rendah di Riau, artinya masarakat di Kabupaten Pelalawan yang menikmati layanan listrik sangat rendah sekali, dan bisa dikatakan krisis listrik yang terparah se-Indonesia dimana masyarakat sering merasakan pemadaman listrik lima sampai enam kali sehari, bahkan sebelumnya listrik di beberapa kecamatan seperti mata nyamuk saja, sehingga masyarakat tidak nyaman dibuatnya," katanya.

Apalagi sebelum Langgam Power beroperasi, posisi Pelelawan sangat dekat dengan Pekanbaru yang merupakan ibukota Provinsi Riau dan berfungsi sebagai kabupaten penunjang di jalur Lintas Timur Sumatera. Karena itu, program ini yang diawali dengan pembangunan PLTGM Langgam Power diharapkan bisa memberikan pelayanan listrik ke bagi seluruh penduduk daerah itu yang kini berjumlah sekitar 93.313 kepala keluarga (KK).

"Tentunya Pemkab Pelalawan akan terus berkomitmen agar krisis listrik di 12 kecamatan di Pelalawan telah diatasi, ini bukan eberhasilan saya saja selaku Bupati tentunya berkat kerjasama aparat dan masyarakat," Jelasnya.

PLTGM Langgam Power dibangun dengan kerjasama antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Pemkab Pelalawan dan PT Navigate Energy sebagai kontraktor sekaligus investor.

Semua pendanaan untuk mendirikan pembangkit listrik di Langgam itu ditalangi oleh PT Navigate Energy, yang kepemilikan sahamnya di PT Langgam Power mencapai 88 persen.

Pembangkit ini berlokasi di Kecamatan Langgam sekitar 18 Km dari Ibukota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci. Dengan beroperasinya PLTMG Langgam Power, pasokan daya listrik daerah itu kini meningkat mencapai 17,3 Mw. Kehadirannya menambah daya listrik yang sebelumnya ada dari PLTD PLN (0,8 Mw), EP PLTMG Lirik (1,5 Mw), dan excess power dari PT RAPP melalui PT RPE (5 Mw).

Selain itu, Pemkab Pelalawan juga akan terus dengan pengembangan jaringan aliran listrik dan program listrik masuk desa pemerintah pusat dan pihak swasta lainnya, untuk meningkatkan rasio elektrifikasi bisa mencapai 80 persen pada akhir tahun 2016.

Dengan kebutuhan daya listrik Pelalawan yang kini mencapai sekitar 32 Mw, maka defisit daya yang tersisa kini tinggal 15 Mw dan 27.063 rumah tangga sudah bisa menikmati layanan listrik. Rasio elektrifikasi sudah meningkat dari 21,03 menjadi 39,31 persen.

Dengan telah beroperasinya PLTGM Langgam, ia mengatakan akan membantu sekali dalam mengurangi ketergantungan dari pembangkit listrik berbahan bakar diesel, yang dikelola secara bersama-sama oleh masyarakat di perdesaan yang memerlukan biaya sangat besar untuk operasionalnya.

"Tahun 2017 ini kita berencana akan membangun pembangkit listrik tambahan berikutnya dengan berdaya 35 Mw," katanya.

Adanya Kelebihan energi listrik dari sektor industri, merupakan potensi yang bisa digunakan untuk mengatasi defisit listrik, bahkan nantinya daya tersebut bisa dialirkan ke daerah-daerah lain di Riau, yang dapat memberikan keuntungan tambahan untuk pendapatan Kabupaten Pelalawan.

Perusahaan konsorsium PT Navigat Energy dan PD BUMD Tuah Sekata Bupati menyatakan fokus untuk mengerjakan program nya yang salah satunya listrik. Pembangkit listrik harus segera terealisasi juga untuk mendukung Kabupaten Pelalawan Teknopolitan dan MP3EI.

Kawasan Teknopolitan membutuhkan energy listrik dan juga Kabupaten Pelalawan agar dapat di terangi listrik. Kita fokus agar PLTG segera dapat terealisasi. Kini pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui BUMD Tuah Sekata dan PT Navigate Energy mempunyai perusahaan konsorsium yang namanya Langgam Power.

"Nota kesepahaman Pokok-Pokok Perjanjian atau Head of Agreemen (HOA) antara BUMD dan PT Navigate Energy," Jelas Calon Gubri tahun depan ini.

Sementara ditempat terpisah Manager PLTMG Langgam Power, Feri Sibarani, menyebutkan PLTMG Langgam Power mampu menghasilkan daya kapasitas terpasang 3,3 MW x 10 mesin.

Untuk penyaluran listrik dari PLTMG Langgam Power telah melakukan kontrak dengan pln 25 mw. Namun produksi hanya dibawah 15 MW. PLTMG berharap PLN dapat meningkatkan produksi. Selain itu juga BUMD Tuah Sekata dapat menyalurkan listrik dari PLTMG Langgam Power.

"Selanjutnya akan dibangun tambahan pembangit dua kali lipat dari yang ada sekarang," Jelas Feri.

Dengan adanya surplus daya listrik semestinya tidak ada terjadi lagi pemadaman listrik di Kabupaten Pelalawan, terutama yang dekat pembangkit atau kota Pangkalan Kerinci.(Adv)


Berita Terkait

Komentar Via Facebok :